Floating Market Lembang merupakan salah satu tempat rekreasi di Bandung yang populer. Destinasi wisata dengan konsep taman yang ikonik ini selalu ramai pengunjung, terutama saat musim liburan.
Baca Juga: Review Maribaya Glamping Tent Bandung yang Lagi Viral
Floating Market terletak di Jalan Grand Hotel, No 33 E, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Pengunjung bisa menggunakan semua jenis kendaraan karena lokasinya yang mudah diakses. Mulai dari sepeda motor, mobil, mini bus, hingga bus pariwisata.

Daya Tarik Floating Market Lembang
Floating Market memiliki spot wisata yang beragam. Beberapa diantaranya rainbow slide, kereta danau, kereta sawah, hingga bioskop 4D.
Selain itu, ada juga kyotoku, pasar apung, resto nasi timbel, kota mini, gokart, twinkle, taman kelinci, hingga ATV. Dari banyaknya spot wisata yang ditawarkan, kota mini dan rainbow slide paling populer di kalangan wisatawan.
Kota mini merupakan spot wisata Floating Market berupa kota kecil dengan desain bangunan berwarna-warni. Konsepnya adalah bermain sambil belajar di tengah sejuknya Lembang, Bandung.
Kota miniatur edukasi ini memperkenalkan berbagai profesi kepada pengunjung. Mulai dari polisi, dokter, pemadam kebakaran, koki, hingga guru.
Sementara itu, rainbow slide adalah spot wisata yang menawarkan sensasi meluncur dari ketinggian di lintasan warna-warni seperti pelangi. Spot wisata ini sudah dijamin keamanannya, sehingga cocok untuk dewasa maupun anak-anak.
Update Harga Tiket Floating Market
Harga tiket Floating Market dibedakan menjadi 4 kategori. Kategori pertama, tiket seharga Rp40.000 untuk masuk ke Floating Market.
Kategori kedua, Rp60.000 untuk masuk ke Floating Market + kota mini. Sementara untuk kategori ketiga, Rp60.000 untuk masuk ke Floating Market + rainbow slide.
Terakhir, kategori keempat, Rp60.000 untuk masuk ke Floating Market + swimming pool. Semua kategori harga tiket berlaku sejak 1 April 2024.
Floating Market vs. Farmhouse
Ketika berkunjung ke Floating Market, tidak sedikit wisatawan yang menyempatkan waktu untuk mampir ke Farmhouse. Waktu tempuh dari Floating Market ke Farmhouse hanya 10 menit.
Kedua destinasi wisata ini memiliki penataan dan konsep yang hampir mirip, yakni taman hijau luas dengan berbagai wahana permainan dan edukasi. Bedanya, Foaling Market menggunakan konsep wisata bertema Jepang, sedangkan Farmhouse menerapkan konsep wisata Eropa.
Melansir dari akun Instagram resmi Floating Market, @floating.market.lembang, pengunjung bisa berfoto di kyotoku untuk merasakan suasana Jepang. Untuk foto mandiri tidak perlu bayar atau gratis. Foto berbayar jika menggunakan jasa fotografi.
Baca Juga: Be Glamping Lembang yang Syahdu, Praktis, dan Ekonomis
Floating Market Lembang menjadi salah satu destinasi wisata keluarga yang wajib dikunjungi saat liburan ke Bandung. Buka setiap hari, weekday 09.00-18.00 WIB, Sabtu 08.00-21.00 WIB, dan Minggu 08.00-19.00 WIB.

Hobi traveling menuntun saya untuk menjelajah Kota Bandung dan sekitarnya. Selama lebih dari 10 tahun, saya aktif membagikan informasi seputar destinasi wisata Bandung. Baik itu wisata alam, glamping, pemandian, relaksasi, taman maupun tempat selfie hits. Dengan sepenuh hati, saya mendokumentasikan keindahan wisata melalui tulisan di web ini.



